Peran sekolah dalam membentuk karakter anak generasi milenial sangatlah penting. Generasi milenial merupakan generasi yang tumbuh di era teknologi dan informasi, sehingga mereka membutuhkan bimbingan dan pendidikan yang tepat untuk membentuk karakter yang baik.
Menurut Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, “Sekolah memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter anak generasi milenial. Melalui pendidikan yang baik, sekolah dapat membantu anak-anak menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas.”
Sekolah harus memberikan pembelajaran yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter anak. Hal ini sejalan dengan pendapat John Dewey, seorang filsuf pendidikan asal Amerika Serikat, yang mengatakan bahwa “pendidikan bukan hanya tentang mengisi kepala, tetapi juga membentuk hati dan karakter.”
Dalam proses pembentukan karakter anak generasi milenial, sekolah dapat mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab dalam kurikulum pendidikan. Dengan demikian, anak-anak akan terbiasa dengan nilai-nilai positif tersebut sejak dini.
Tak hanya itu, peran guru juga sangat penting dalam membentuk karakter anak generasi milenial. Guru harus menjadi teladan yang baik dan membimbing anak-anak dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendidikan yang holistik dan berbasis karakter, sekolah dapat membantu anak generasi milenial untuk tumbuh menjadi individu yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Dengan demikian, peran sekolah dalam membentuk karakter anak generasi milenial tidak bisa dianggap remeh, melainkan harus menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan kita.